Monthly Archives: Juli 2013

Teknologi Sabar

indessxSudah dua Minggu ini bertambah sibuklah kehidupan saya. Tak lain karena sujud syukur Alhamdulillah di beri amanah oleh Allah dan di ijinkan untuk kedatangan satu makhluk manusia dari rahim istri saya. Bayi perempuan yang mungil itu hari-hari terakhir ini banyak menyita pikiran dan curahan perhatian serta “kerepotan-kerepotan”.

Saya mulai belajar dengan mengganti popok, membuatkan susu ketika ia bangun di tengah malam, harus berjaga semalam suntuk untuk menjaganya agar tertidur lelap ataupun menimang-nimang, meninabobokan ketika dia menangis. Suatu hal yang menurut cara pandang umumnya itu sangat melelahkan, bikin capek dan tidak produktif secara ekonomi.

Namun ternyata di balik kerepotan Itu terselip suatu hikmah yang luar biasa. Sekurangnya-kurangnya bagi saya hal ini merupakan suatu langkah yang revolusioner untuk memahami apa yang namanya sabar. Sabar karena dengan tertatih-tatih membesarkan, mendidiknya yang butuh waktu yang tidak mungkin akan sebentar atau bahkan mungkin bisa selamanya.

Namun entah bagaimana situasi pendorongnya, kita sebagai orang tua ternyata ikhlas dan bergembira melakukannya. Padahal secara pengetahuan logika linier kita, buat apa kita melakukan hal itu semua yang tidak membuat kita menjadi kaya raya?

Kita sering kali dengan mudah menyampaikan kepada teman, saudara, kerabat, handai tolan, adik kelas dan siapa saja yang minta nasihat karena sedang di timpa musibah untuk banyak-banyak sabar. Dan  sering kali kita tidak bisa menjabarkan apa sabar itu, dan bagaimana cara melakukannya. Kita bisa bilang sabar, tapi ternyata kita sendiri yang malah tidak sabar. Read the rest of this entry

Iklan

ME-RAMADHAN-KAN KEHIDUPAN

Ketika Momentum Ramadhan tiba sering kita dengar dari para orang tua, ustad, alim ulama, dan dari siapa pun saja bahwa bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Bulan yang penuh rahmat dan barokah ini tentunya tidak hanya dapat kita gali dari perspektif spiritual keagamaan saja namun juga dapat kita pandang dari sudut sosial kemasyarakatan, nuansa budaya serta dampak ekonominya.

Kita ambil dahulu dari sudut budaya. Ketika memasuki bulan Ramadhan, budaya islami membanjiri segala lini hidup kita dari iklan di televisi, sinetron, lawak, musik sampai diskusi-diskusi keagamaan, pengajian yang kurang laku di luar bulan Ramadhan menjadi sangat laris. Dan tiba-tiba seluruhnya menjadi terlihat sangat alim dan islami dengan mengenakan asesoris, ornamen yang islami berupa kopiah, sarung, sajadah, kurma dll. Atau sekurang-kurangnya produk budaya yang indikatif islam. Tentunya ini merupakan sesuatu hal yang positif dan menggembirakan.

Dari sudut ekonomi, bulan Ramadhan telah memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan akses ekonomi masyarakat. Para pedagang baik dari yang skala nasional sampai pedagang kaki lima, dagangannya menjadi laris semua. Para karyawan bersemangat kerja karena akan mendapatkan THR. Dan berjenis-jenis profesi apapun mendapatkan hasil yang lebih. Sehingga menciptakan kegembiraan massal. Di mana-mana orang terlihat ramah, murah senyum dan santun.

Read the rest of this entry

Gaji ke-Tiga Belas Rakyat Indonesia

13Alhamdulilah. Gaji ke 13 untuk para abdi negara sudah resmi di teken oleh Presiden kita yang tercinta. Sebentar lagi para PNS sudah dapat menikmatinya untuk menyambut bulan suci Ramadhan yang akan kita sanggup bersama-sama. Tentunya kita sebagai warga negara biasa yang tidak memiliki deretan NIP di depan baju kita, cukup berprasangka baik saja bahwa  pemberian gaji ke 13 itu dapat memberikan peningkatan kualitas pelayanan kepada rakyat dan juga menjadi berkah sehingga tidak lagi mencari terobosan sana-sini atau dengan “nitili” uang APBN melalui proyek-proyek negara. Dan gaji ke-13 ini, harus kita pahami dan kita jadikan sebagai berita kegembiraan bagi seluruh rakyat Indonesia, di tengah tidak bermutunya berita-berita nasional kita.

Selain kegembiraan atas berita itu, rakyat Indonesia, sebagai juragan atas tanah Nusantara ini, pada beberapa waktu ke depan akan juga mendapatkan hadiah-hadiah yang ekstra dari bulan-bulan sebelumnya. Hadiah-hadiah itu telah di jadikan paket-paket kebijakan, Undang-undang, ataupun dalam bentuk peraturan-peraturan baik yang skalanya lokal maupun nasional. Hadiah itu nantinya di berikan karena mereka akan melewati suatu momentum ujian atas kehidupan mereka. Bila mereka lolos dan sudah pasti akan lolos, maka bangsa Indonesia akan mendapatkan rapot untuk naik kelas, ke suatu era zaman yang tidak akan pernah di capai oleh negeri-negeri manapun di dunia. Read the rest of this entry