Mendaki Gunung Naik Motor

Mungkin bagi teman-teman yang hobi naik gunung (baik gunung betulan maupun gunung yang lain..hehehe), pernah merasa yang namanya capex n harus bekerja ekstra pedas (eh pedas..keras kali!!!) buat naklukin tu gunung. Jalan terjal berliku, lereng-lereng curam, ngarai dan lembah yang menebarkan aroma mistis sudah menjadi santapan sehari-hari. Semakin terjal dan semakin curam, semakin kuat dorongan untuk menaklukannya. Seperti iklan produk di layar TV. “Ini tentang bagaimana menjadi seorang lelaki”. Itu bagi orang yang maniak, hobi sama yang namanya naik gunung. Senang bertualang. Melihat hal-hal menakjubkan di dunia yang tidak semua orang dapat melakukannya.

Namun bagi yang beginners dalam hal dunia ekspedisi alam, yang tidak mempunyai cukup waktu, tenaga (atau mungkin uang kali,.hehe) untuk melakukan hal-hal ekstrem seperti itu tidaklah harus khawatir karena tidak dapat merasakan sensasi petualangan yang seperti itu. Telah hadir sekarang yang namanya Gunung Telomoyo (halah…kaya launching produk aja!!!).


Gunung Telomoyo merupakan gunung yang satu-satunya di Indonesia atau mungkin di dunia (menurut sepetahuan aku lho) yang untuk mendakinya ga usah capek2 harus membanting tulang memeras keringat dan tenaga. Cukup sediakan 2 liter bensin bagi yang naek motor atau sekurang-kurangnya 5 liter air yang pake mobil untuk dapat mencapai puncak gunung ini. Yapz.. Telomoyo memang unik. Karena gunung ini telah di baut jalan dan di aspal sampai puncak. Hal ini di karenakan di puncak gunung ini terdapat pemancar Telkom.

Selain itu gunung ini juga saban tahun di jadikan tempat untuk para terbang layang alias gantole. Wah pokoknya komplit deh. Mana kalau pas lagi musim liburan atau pas ada acara terbang layang, kita ngga usah capek2 bawa sangu dari rumah. Cukup siapkan beberapa lembar ribuan, karena di atas sana udah ada ibu-ibu dan bapak-bapak yang menggelar daganganya.

Gunung Telomoyo yang terletak di sebelah barat laut Gunung Merbabu ini adalah gunung berapi type strato memiliki ketinggian 1.894 mdpl.

Gunung Telomoyo terletak pada garis gunung berapi Merapi-Merbabu-Telomoyo-Ungaran dan memiliki ketinggian 1.894 mdpl.

Meskipun gunung ini termasuk gunung berapi type strato, gunung ini tidak memiliki catatan sejarah aktivitas gunung berapi. Pemandangan dari puncak gunung Telomoyo sangat indah. Kita bisa memandang kota salatiga, rawa pening, kota ambarawa, dan kota Magelang. Dari puncak gunung Telomoyo ini kita bisa memandang gunung Merbabu, Gunung Merapi,. Gunung Sumbing dan Gunung Sundoro.

Di lereng gunung telomoyo juga terdapat sumber air panas yang terletak di Candi Umbul yang berada di ketinggian 600 mdpl di sisi sebelah barat gunung Telomoyo, air panas mencapai suhu 35oC. Sumber air panas lainnya berada di sisi selatan Rawa Pening, 15 Km dari Candi Umbul ke arah utara dengan kehangatan airnya mencapai suhu 35oC. Selain itu di bawah juga terdapat air tejun Kali pancur yang eksotik.

Nah…bagi temen-temen yang mau ke salatiga, solo, magelang dan sekitarnya jangan lupa untuk mampir dulu ke Gunung Telomoyo. Salam.

About Gilang Prayoga

Kadang detak kehidupan tak sempat terekam Kadang sebuah pemikiran datang dan tak sempat terealisasikan. Hanya sedikit catatan tentang kehidupan

Posted on 10 June 2011, in News, Preview n Review. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: